FAQ’s

Apa yang dimaksud dengan Bekam?

Bekam istilah yang dikenal di Indonesia, sedang dalam b.arab dikenal dengan istilah hijamah yang berarti peristiwa penghisapan darah dengan alat menyerupai tabung (kop), serta mengeluarkannya dari permukaan kulit dengan penyayatan/tusukan yang kemudian ditampung di dalam kop dan dibersihkan.

Kenapa Harus Berbekam?

Tanpa kita sadari setiap hari jutaan racun atau toksid memasuki tubuh kita. Bahkan terkadang kita lalai akan serangan racun yang ada di sekitar kita.  Adapun faktor yang menyebabkan toksin memasuki tubuh kita :

  • Polusi udara; asap rokok, asap knalpot, asap pabrik, dan lain-lain.
  • Pencemaran air; minuman dengan zat pengawet, soda, alkohol, limbah pabrik, air mentah, dan air yang terkandung bahan kimia dan logam.
  • Makanan; junk food, fastfood, makanan berpengawet, pestisida, obat-obatan kimia/sintetis, pewarna makanan, penyedap rasa, daging yang tidak sehat, pola hidup tidak sehat, tidak pernah olah raga, istirahat kurang.

Penyakit apa saja yang bisa diobati dengan bekam?

Thomas W. Anderson telah menulis sebuah buku berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Methode. Beberapa di antara penyakit yang berespon cukup baik dengan Terapi bekam adalah Hipertensi, hiperuricemia (Gout/Pirai), hiperkolesterolemia, stroke, parkinson, epilepsy, migrain, vertigo, gagal ginjal, varises, wasir (hemoroid), dan semua keluhan sakit (rematik, ischialgia/sciatica, nyeri pinggang bawah), penyakit darah (leukemia, thalasemia), tinnitus, asma, alergi, penyakit sistem imun (SLE, HIV), infeksi (Hepatitis, elefantiasis), Glaukoma, Insomnia, enuresis/mengompol, mania, skizofren dan trans (gangguan sihir/jin), dll. Begitu juga bekam untuk kesuburan (fertilitas) dan kecantikan (menghilangkan jerawat, komedo, vitiligo, menurunkan berat badan, dll).

Apakah terdapat kontra indikasi efek samping yang terjadi akibat bekam? Orang dalam kondisi seperti apa yang tidak boleh dibekam?

 Pada beberapa kasus dimana syarat pembekaman kurang terpenuhi, kadang-kadang muncul efek samping berupa mual/muntah (jika terlalu dekat jaraknya dengan makan/<2jam setelah makan), lemas (jika pembekaman terlalu banyak titik), keluarnya bula/gelembung (jika pembekaman terlalu lama dan kekuatan pompa terlalu kuat). Adapun jika dilakukan sesuai “aturan main” maka efek samping tersebut jarang sekali terjadi.

Orang yang ditunda pembekamannya adalah : Wanita hamil (pada daerah perut dan punggung bawah), wanita menstruasi dan nifas, orang yang sedang mengkonsumsi obat pengencer darah, sedang cuci darah, baru melakukan donor darah, penderita dengan kondisi yang sangat lemah dan tekanan darah sangat rendah, serta orang yang sedang kelaparan/kenyang/gugup (fobia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s